Adjective (Part 1) – Jenis Adjective

Adjective dalam sebuah kalimat berfungsi untuk menerangkan atau menggambarkan dari kata benda atau noun. Contoh:

  • The boy is happy.
  • Husni is afraid of dog.
  • Joni is clever.

Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal, itu merupakan adjective

  • Happy menerangkan kondisi dari the girl (N)
  • Afraid menerangkan kondisi dari Husni (N)
  • Clever menerangkan kondisi dari Joni (N)

Adjective sendiri terbagi dari bermacam-macam kelompok tergantung dari jenis, bentuk, serta posisinya.

Jenis-jenis Adjective

1. Adjective of quality. Atau bisa juga disebut dengan descriptive adjective, fungsinya untuk menerangkan kualitas atau keadaan dari seseorang atau suatu benda. Contoh:

  • The girld is sad.
  • Luki is lazy.
  • Yoona has a short brown hair.

2. Adjective of quantity. Berfungsi untuk menunjukkan ukuran dari suatu kata benda yang ukurannya tidak dapat dihitung, contoh kata-katanya: little, enough, all, whole, etc. Contoh:

  • I don’t have any money.
  • The teacher shows much patience.
  • I ate some rice.

3. Numeral adjective. Berfungsi untuk menunjukkan angka atau jumlah orang atau sesuatu yang dapat dihitung. Numeral adjective ini terdiri dari dua kelompok:

  • Definite Numeral Adjective. Berfungsi untuk menunjukkan suatu angka pasti. Cardinal numbers (ukuran jumlah one, two, etc) dan ordinal numbers (urutan/tingkatan: first, second, etc) termasuk ke dalamnya. Contoh:
    • Luki bought ten books from Gramedia.
    • Andreas gets third best in his class.
    • Indefinite Numeral Adjective. Berfungsi untuk menunjukkan jumlah yang atau suatu angka yang tidak pasti dari benda yang dapat dihitung. contoh kata-katanya: all, no, several, etc. Contoh:
      • Father brings some books for me.
      • There are no chairs in the room.

4. Demonstrative Adjective. Berfungsi sebagai penunjuk kata benda, contoh kata-katanya: this, that, these, dan those. Contoh:

  • This car belongs to me.
  • Those apples look delicious.

5. Distributive Adjective. Berfungsi untuk menunjukkan tiap-tiap, contoh kata-katanya: every dan each.  Contoh:

  • Every person wants to be loved.
  • Mrs. Ji Hyoon gives ten candies for each student in that school.

6. Interrogative Adjective. Berfungsi untuk menanyakan kata benda, contoh kata-katanya: what, which, dan whose. Contoh:

  • Whose car is this?
  • What color do you like best?

7. Possessive Adjective. Berfungsi untuk menunjukkan kepemilikan, contoh kata-katanya: my, your, our, etc. Penggunaannya diikuti oleh kata benda. Contoh:

  • Our country is Indonesia.
  • Luki and Haryono are twins. They love their parents very much.

8. Emphasizing Adjective. Berfungsi untuk mempertegas kata benda, contoh kata-katanya: very dan own. Contoh:

  • I saw her with my own eyes.
  • That is the very car I am looking for.

9. Exclamatory Adjective. Dipakai dalam kalimat eksklamasi, contoh kata-katanya: what dan how. Contoh:

  • What a beautiful day!
  • How beautiful your gown is!

10. Proper Adjective. Berfungsi untuk menunjukkan asal dari kata benda yang diterangkan. Jenis ini juga selalu diawali dengan huruf capital. Contoh:

  • Risman like Japan tea.
  • My mother gives me an Korean hat.

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!

Verb

Verb atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan kata kerja, selain itu juga verb merupakan predikat dalam sebuah kalimat yang berfungsi sebagai penjelas subjek. Jadi kedudukan sebuah verb sangat penting dalam sebuah kalimat, karena wajib ada dalam sebuah kalimat. Bahasa Inggris mengenal 3 tipe verb, yaitu V1 (verb 1), V2 (verb 2), dan V3 (verb 3). V1 merupakan tipe polos yang umum ditemukan artinya pada kamus, sedangkan V2 dan V3 merupakan bentukan dari V1. Berdasarkan bentuknya verb terbagi 2, yaitu:

1. Regular Verbs

Regular verbs atau kata kerja beraturan ini mempunyai pola akhiran –ed untuk bentuk V2 dan V3. Contoh:

V1 V2 V3
Ask Asked Asked
Brush Brushed Brushed
Clean Cleaned Cleaned
Walk Walked Walked
Watch Watched Watched

Dalam mengucapkannya akhiran ini memiliki 3 jenis pengucapan, yaitu:

  1. ‘t. Verb yang berakhiran dengan -k, -p , -s, -ch, -sh, dan -f. Contoh: looked, clapped, missed, dan watched.
  2. ‘d. Verb yang berakhiran dengan -l, -v, -n, dan -b. Contoh: killed, robbed, loved, dan played.
  3. ‘td. Verb yang berakhiran dengan -t dan -d. Contoh: decided, wanted, dan needed.

2. Irregular Verbs

Irregular verbs atau kata kerja tidak beraturan tidak memiliki pola –ed seperti pada regular verbs karena memiliki bentuk yang tidak beraturan. Contoh:

V1 V2 V3
Be Was/were Been
Do Did Done
Eat Ate Eaten
Feed Fed Fed
Go Went Gone

Tips:

Harap diingat jika sebuah kalimat sudah memiliki verb maka be sudah tidak perlu ditambahkan lagi pada kalimat tersebut. Be hanya ditambahkan bila kalimat tersebut tidak memiliki verb.

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!

 

Noun

Noun atau kata benda merupakan kata yang digunakan untuk menamai seseorang, tempat, ataupun suatu benda. Contoh:

  • Casey Stoner is a famous racer.
  • My family go to Ciamis on holiday.
  • Korea is a beautiful country.

Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal, kata-kata yang dicetak tebal merupakan contoh-contoh dari noun. Noun terbagi berdasarkan jenis, jumlah, dan bentuknya.

Berdasarkan Jenisnya

1. Common Noun

Common noun digunakan untuk menamai orang, tempat, makhluk hidup, ataupun benda. Contoh:

  • Dani Pedrosa is a famous racer.
  • Japan is a beautiful country.
  • Bees produce honey for us.

Kata-kata yang dicetak tebal merupakan contoh common noun. Intinya common noun merupakan semua hal yang menjadi sebutin umum untuk orang (father, brother, sister, etc), tempat (mosque, beach, village, etc), dan makhluk hidup seperti hewan (bee, cow, dog, etc).

2. Proper Noun

Proper noun digunakan untuk menamai nama seseorang, sebuah lokasi/tempat, atau suatu hal yang spesifik. Contoh:

  • Yoona is a famous actress.
  • Indonesia is a beautiful country.
  • My sister go to China on holiday.

Kata-kata yang dicetak tebal merupakan contoh proper noun. Patut diingat juga proper noun diawali oleh huruf capital karena merupakan nama seseorang/tempat/sesuatu yang spesifik.

3. Collective Noun

Collective Noun digunakan untuk menamai sekelompok orang/makhluk hidup/barang. Contoh:

  • My family go to Ciamis on holiday.

Family merupakan sekumpulan orang, karena terdiri dari beberapa orang. Contoh lainnya seperti: army, government, crowd, etc.

4. Abstract Noun

Abstract Noun digunakan untuk menamai hal-hal yang bersifat abstrak atau tidak bias dilihat dengan kasat mata. Contoh:

  • Many people live in poverty.

Poverty merupakan suatu hal yang bersifat abstrak dan tidak dapat dilihat wujudnya. Contoh lainnya seperti: love, friendship, death, etc. Selain itu istilah dalam bahasa dan ilmu pengetahuan juga termasuk, seperti: music, biology, chemistry, etc.

5. Material Noun

Material Noun digunakan untuk menamai benda-benda yang berasal dan berada di alam. Contoh:

  • Bees produce honey for us.

Kata yang dicetak tebal merupakan salah satu contohnya, contoh lainnya: water, land, soil, salt, etc. Kenapa bees tidak termasuk? Karena bees merupakan makhluk hidup (hewan) jadi tidak termasuk.

Berdasarkan Jumlahnya

Jika dilihat berdasarkan jumlahnya, maka akan terbagi 2, yaitu: singular noun dan plural noun. Singular noun merupakan kata benda yang bersifat tunggal atau jumlahnya hanya 1, sedangkan untuk plural noun merupakan kata benda yang bersifat jamak atau jumlahnya lebih dari 1. Contoh:

  • Jono brings a bag to a picnic, but Apip brings ten bags at once.

Ada aturannya untuk membuat sebuah kata singular menjadi plural. Yaitu:

Akhiran konsonan [-s] Book-books, boy-boys
Akhiran -s, -sh, -ch, -x, dan –o [-es] Mango-mangoes, brush-brushes
Akhiran -y [-y diganti oleh –I kemudian ditambah -es] Fly-flies, lady-ladies
Akhiran -f [-f diganti oleh –v kemudian ditambah -es] Knife-knives, wife-wives

Noun yang mengikuti aturan diatas disebut regular noun (kata benda beraturan), akan tetapi ada juga yang bersifat irregular noun atau kata benda tidak beraturan. Contoh:

Singular Plural
Man Men
Child Children
Foot Feet

Berdasarkan Bentuknya

1. Countable Noun

Digunakan untuk orang atau benda yang dapat dihitung jumlahnya, seperti: book, dog, cat, student, sister, etc. Harap diingat juga hanya kata-kata countable noun yang dapat berubah jadi bentuk plural.

2. Uncountable Noun

Digunakan untuk benda yang tidak dapat dihitung jumlahnya, seperti rice, milk, love, honesty, etc. Contoh salah:

  • Rice – rices
  • Honesty – honesties

Tips:

Apakah money termasuk countable/uncountable noun? Jawabannya adalah uncountable noun. Kenapa? Karena money hanya dapat dihitung dengan memakai ukuran mata uang dalam artian tidak dapat dihitung jumlahnya secara nyata seperti book, dog, atau cat. Contohnya Rp. 1.000.000,-. Sama halnya dengan rice dan milk yang hanya dapat dihitung dengan ukuran satuan berat, misalnya 1 kg atau 100 ml.

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!

Pronoun

Pronoun atau kata ganti digunakan sebagai subjek dan objek. Kata ganti sebagai subjek tentunya akan berbeda jika posisinya berubah menjadi objek. Perhatikan tabel berikut:

Subjek

Objek

I

Me

You

You

We

Us

They

Them

He

Him

She

Her

It

It

Contoh kesalahan:

  • My girlfriends and me are going to Seoul (salah) – My girlfriends and I are going to Seoul (benar). [Kenapa my girlfriends and me salah? Karena posisi me pada kalimat tersebut adalah sebagai subjek bukan sebagai objek, jadi seharusnya I].
  • I love she (salah) – I love her (benar). [Kenapa she salah? Karena she disini posisinya sebagai objek bukan subjek, jadi seharusnya her].

Selain itu kata ganti juga digunakan sebagai kata ganti orang atau benda yang sudah disebutkan sebelumnya agar tidak terjadi pengulangan sehingga kalimat menjadi lebih efisien. Contoh:

  • My father bought a new car. He loves it very much. [He pada kalimat kedua menggantikan my father, sedangkan it menggantikan a new car].
  • Husni borrowed five comics from the library. He must return it in five days (salah) – Husni  borrowed five comics from the library. He must return them in five days (benar) [Kenapa it salah? Karena five comics adalah bentuk jamak, jadi seharusnya them].
  • Haryono and Teja are classmates. He is going to Tokyo (salah) – Haryono and Teja are classmates. They are going to Tokyo (benar). [Kenapa he salah? Karena Haryono and Teja adalah bentuk jamak, jadi seharusnya they].

Possessive pronoun (kata ganti kepemilikan)   

Contoh:

  • This car is mine.
  • The red pen is hers.
  • I have a cat named Uki. I bought cat food. The cat food is its.

Mine, hers, dan its adalah contoh dari possessive pronoun, terdapat 7 macam possessive pronoun dalam bahasa Inggris, yaitu:

  1. Mine (milik saya)
  2. Yours (milik kamu)
  3. Ours (milik kami)
  4. Theirs (milik mereka)
  5. His (miliknya (laki-laki))
  6. Hers (miliknya (perempuan))
  7. Its (miliknya (benda/makhluk hidup))

Reflexive pronoun

Terdapat 7 macam reflexive pronoun dalam bahasa Inggris, yaitu:

  1. Myself (saya sendiri)
  2. Yourself/yourselves (kamu sendiri)
  3. Themselves (mereka sendiri)
  4. Ourselves (kami sendiri)
  5. Himself (dia sendiri (laki-laki))
  6. Herself (dia sendiri (perempuan))
  7. Itself (dia sendiri (benda/makhluk hidup))

Reflexive noun bias diletakkan dibelakang kalimat atau di awal kalimat setelah subjek. Akan tetapi penekanannya akan lebih kuat jika reflexive pronounnya diletakkan setelah subjek dibandingkan dibelakang kalimat. Contoh:

  • I myself made the blouse – I made the blouse myself.
  • She drives to market herself – He herself drives to market.

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!