Auxiliary Verbs: BE (Part 2)

Auxiliary verbs atau kata bantu terdiri dari 4 macam dan be adalah salah satunya. Be merupakan pengganti verb dalam nominal sentence (baca kembali pada bagian “Jenis “Sentence” berdasarkan Predicate-nya“) yang jika diartikan artinya “adalah”, akan tetapi dalam terjemahan bahasa Indonesia tidak perlu disebutkan artinya.   Perhatikan kalimat berikut ini: We are students. Di kalimat tersebut tidak terdapat verb dan yang ada adalah noun (students). Jadi diwajibkan memakai be sebagai pengganti verb. Tapi harus diingat juga be pada nominal sentence berfungsi sebagai main verb bukan sebagai auxiliary verb.

Perhatikan tabel berikut:

Subject

V1 (Present)

V2 (Past)

I

Am

Was

You

We

They

Are

Were

He

She

It

Is

Was

Be terdiri dari am, is, are (present), was, dan were (past). Be bentuk present dipakai untuk membicarakankejadian/ hal-hal yang terjadi pada masa sekarang. Contoh: I am studying animal science dan The windows are cleaned every week. Sedangkan untuk be bentuk past dipakai untuk membicarakan kejadian/hal-hal yang terjadi pada masa lampau. Contoh: I was studying animal science at 8 am yesterday dan The windows were cleaned last week.

Auxiliary verb be memiliki 2 fungsi, yaitu:

1. Digunakan pada kalimat continuous, yang mempunyai arti “sedang”. Be dalam bentuk ini harus diikuti oleh kata kerja bentuk -ing (Ving), seperti: eating, studying, dan working. Contoh:

  • I am studying animal science.
  • I was studying animal science at 8 am yesterday.
  • They are eating gado-gado.
  • The kids were sleeping when their parents came.

2. Digunakan pada kalimat pasif. Untuk bagian ini be harus diikuti oleh V3 (kata kerja bentuk ke 3, seperti: made, stolen, dan broken. Contoh:

  • The windows are cleaned every week.
  • The windows were cleaned last week.
  • Butter is made from milk.
  • My motorcycle was stolen last week.
Bentuk negatif auxiliary verb be (cukup tambahkan not setelah be), contoh:
  • They are not eating gado-gado.
  • I am not studying animal science.
  • Butter is not made from milk.

Catatan: Kata yang dicetak tebal merupakan auxiliary verb dan verb yang digunakan (Ving atau V3).

Catatang penting:

Ada 3 hal yang utama yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Lihat keterangan waktunya. Apakah bersifat present ataukah past.
  2. Pakailah be yang harus sesuai dengan subjek. Contoh: Ketika mau membicarakan teman perempuan maka subjek pengganti yang akan dipakai tentulah she  dan be yang akan dipakai bisa is/was sehingga menjadi she is atau she was.
  3. Jangan memakai 2 be untuk 1subjek! Kesalahan seperti ini seringkali ditemukan pada kalimat, seperti You are is walking. Pada kalimat tersebut terdapa dua be yaitu are dan is. Padahal pasangan be untuk you adalah are, jadi cukup memakai are saja tanpa is. 

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s