Auxiliary Verbs: HAVE (Part 4)

Berfungsi untuk membuat kalimat yang menyatakan sudah terjadi atau perfect tense. Membuat kalimatnya harus memakai V3 untuk bentuk kalimat positif, negatig, maupun interogatif. Karena V3 tidak bisa berdiri sendiri, maka disinilah peran auxiliary verb have untuk membantu. Sama seperti do, have juga hanya mempunyai 3 bentuk, yaitu: have, has, dan had.

Subject

V1 (Present)

V2 (Past)

I

You

We

They

Have

Had

He

She

It

Has

Terdapat 2 hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kalimatnya, yaitu:

1. Harus ditambahkan V3.

  • I had lived alone for five years.
  • She has been a doctor since 2000.
  • We have borrowed this car for a week.
  • Luki had eeaten when I asked him to go out.
Seringkali ada yang bingung kapan untuk memakai have/has dan kapan harus memakai had. Perhatikan contoh yang keempat “Luki had eeaten when I asked him to go out.”. Luki telah selesai makan ketika kejadian lain terjadi (ketika saya mengajaknya untuk pergi keluar). Untuk gambarannya had dipakai ketika ingin membuat kalimat yang kejadiannya telah selesai ketika kejadian lain terjadi di masa lampau.
2. Tambahkan not setelah have untuk bentuk kalimat negatif.
Untuk membuat bentuk kalimat negatif tambahkan not setelah auxiliary verb have. Bentuk kalimat negatif ini bisa diartikan tidak pernah atau belum pernah terjadi. Tapi harus diingat tetap harus ditambahkan dengan V3.
  • We have been to Japan – We have not been to Japan.
  • Husni has lived alone before – Husni has not lived alone before.

Sumber: EASY GRAMMAR…

Thank you very much!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s